Kutai Timur — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan pelaksanaan Expo Kutim sebagai salah satu momentum untuk menggerakkan kembali aktivitas perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Kepala DPMPTSP Kutim, Novian Pranata, mengatakan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama satu pekan. Durasi pelaksanaan yang cukup panjang dipilih agar aktivitas ekonomi dapat berlangsung lebih lama dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi.
“Di Expo itu nanti paling tidak paling tidak kita menghidupkan kembali perekonomian untuk tujuan utamanya ya UMKM, teman-teman di UMKM,” ujar Novian saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurutnya, penyelenggaraan expo tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan pameran. Kehadiran masyarakat selama kegiatan diharapkan menciptakan aktivitas transaksi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha yang terlibat.
“Makanya kami mengejar satu minggu,” tuturnya.
Novian menjelaskan, pemilihan durasi tersebut juga mempertimbangkan pola aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, momentum akhir pekan menjadi periode yang berpotensi menghasilkan perputaran ekonomi lebih besar dibandingkan hari-hari lainnya.
“Biasanya di tiga hari terakhir di weekend itu, perputaran ekonominya yang agak maksimal,” jelasnya.
Karena itu, pelaksanaan selama tujuh hari diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan momentum kegiatan. Semakin panjang kegiatan berlangsung, semakin banyak pula kesempatan masyarakat untuk datang dan berinteraksi dengan pelaku usaha.
Dirinya menyebut Expo Kutim direncanakan berlangsung pada Oktober. Dalam wawancara tersebut, ia menyebut rencana pelaksanaannya mulai 12 Oktober dengan durasi sekitar tujuh hari.
“12 Oktober,” ujarnya ketika ditanya mengenai rencana waktu pelaksanaan.
Bagi DPMPTSP, UMKM menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Expo diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui sebuah agenda yang menghadirkan interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat secara langsung.
Novian berharap pelaksanaan Expo Kutim dapat memberikan manfaat bagi UMKM yang terlibat. Dengan berlangsung selama satu pekan dan mencakup momentum akhir pekan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih maksimal bagi pelaku usaha.
DPMPTSP Kutim pun mendorong agar momentum expo dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan usaha dan produknya kepada masyarakat. (TS/ADV)
