Indeks

Ruang Aktivitas Remaja Sangatta Selatan Terbatas, Lapangan Bola Diusulkan

Kutai Timur – Minimnya ruang untuk menyalurkan aktivitas menjadi salah satu persoalan yang dihadapi remaja di Kecamatan Sangatta Selatan. Pemerintah kecamatan menilai keberadaan fasilitas olahraga diperlukan agar anak muda memiliki pilihan kegiatan yang sehat sekaligus dapat mengembangkan minat dan kemampuan mereka.

Kondisi tersebut dinilai semakin penting karena tingkat kenakalan remaja di wilayah Sangatta Selatan disebut cukup tinggi. Tanpa wadah kegiatan yang memadai, anak muda berisiko mencari aktivitas lain yang justru dapat membawa mereka ke lingkungan pergaulan yang kurang baik.

Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi mengatakan, fasilitas olahraga di wilayahnya saat ini masih terbatas. Padahal, keberadaan ruang publik yang dapat digunakan secara rutin menjadi salah satu kebutuhan bagi perkembangan anak muda.

“Kita memang belum punya fasilitas olahraga,” kata Dewi.

Menurutnya, penyediaan tempat yang sesuai menjadi bagian penting dalam mengarahkan aktivitas remaja. Ketika tidak tersedia ruang untuk berkegiatan, risiko anak muda masuk ke lingkungan pergaulan yang salah dapat meningkat.

“Remaja ketika kita tidak memberikan wadah tempat yang pas, jatuhnya ke pergaulan yang salah,” ujarnya.

Dewi mengatakan persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena kenakalan remaja di Sangatta Selatan dinilai cukup tinggi. Kondisi itu menjadi alasan bagi pemerintah kecamatan untuk mendorong tersedianya fasilitas yang dapat digunakan anak muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih terarah.

“Untuk Sangatta Selatan ini tingkat kenakalan remajanya cukup tinggi,” tuturnya.

Selain menjadi tempat berolahraga, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi remaja untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Keterbatasan tempat saat ini membuat kesempatan anak muda untuk mengeksplorasi minat dan kemampuan menjadi lebih terbatas.

“Mereka enggak punya wadah, enggak punya tempat untuk mengeksplorasi diri,” jelasnya.

Salah satu fasilitas yang dinilai paling mendasar untuk segera tersedia adalah lapangan sepak bola. Menurut Dewi, keberadaan lapangan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga sekaligus menjadi ruang berkumpul yang lebih positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Khususnya minimal lapangan bola itu ada di Kecamatan Sangatta Selatan,” tandasnya.

Pembangunan fasilitas olahraga tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan sarana, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk beraktivitas secara positif. Dengan tersedianya tempat yang layak, potensi remaja dapat diarahkan melalui kegiatan yang produktif sekaligus membantu mengurangi risiko pergaulan yang tidak diinginkan. (ADV)

Exit mobile version