Indeks

Long Noran Masih Blank Spot Internet, Camat Minta Tambahan Tower

Kutai Timur –Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan digital yang semakin tinggi, sebagian wilayah di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), ternyata masih belum sepenuhnya menikmati akses internet yang layak. Desa Long Noran menjadi salah satu titik yang hingga kini belum terjangkau sinyal kuat dan stabil, meskipun telah memiliki satu tower tambahan yang dibangun di area sekitar kantor desa.

Camat Telen, Petrus Ivung, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Menurutnya, keberadaan tower yang ada belum cukup menjamin kualitas sinyal yang memadai untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Yang belum terjangkau hanya Desa Long Noran. Sepertinya masih perlu satu tower lagi di sekitar sana,” ujar Petrus saat diwawancarai.

Keterbatasan jaringan ini berdampak langsung pada aktivitas warga. Banyak di antara mereka masih harus mencari titik tertentu untuk mendapatkan sinyal, atau bahkan menempuh jarak hingga desa tetangga demi bisa mengakses internet. Situasi ini juga menyulitkan proses komunikasi darurat, layanan administrasi, hingga kegiatan pembelajaran siswa yang membutuhkan koneksi digital.

Program “Gratis Pol” dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), yang menyediakan layanan internet gratis untuk masyarakat, juga belum mampu menjangkau Long Noran secara optimal. Petrus berharap program tersebut dapat segera diperluas sehingga masyarakat di desa terpencil pun bisa merasakan manfaatnya.

“Kami berharap program internet gratis dari provinsi bisa sampai ke Telen. Itu akan membantu masyarakat, terutama anak-anak sekolah,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Kecamatan Telen berencana mengusulkan penambahan tower baru kepada dinas terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Upaya ini dinilai penting agar seluruh desa di Telen memiliki akses internet yang memadai sebagai bagian dari pemerataan pembangunan digital.

Jika jaringan internet dapat tersedia secara merata, berbagai aktivitas seperti pendidikan, layanan administrasi desa, penyebaran informasi, hingga pengembangan UMKM berbasis digital akan semakin mudah dilakukan. Pada akhirnya, langkah ini dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat pedalaman Kutai Timur secara keseluruhan.(TS/ADV)

Exit mobile version