Indeks

Pemkab Kutim Siapkan Pendidikan Lebih Merata di Batu Ampar

Kutai Timur —Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat sektor pendidikan hingga ke wilayah pelosok, termasuk Kecamatan Batu Ampar. Langkah ini dipercepat setelah munculnya data nasional yang sempat menunjukkan angka anak tidak sekolah di Batu Ampar cukup tinggi. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti pemerintah melalui verifikasi lapangan dan pembenahan data secara menyeluruh.

Camat Batu Ampar, Suriansyah, menuturkan bahwa hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan bahwa data yang dirilis pusat tidak sepenuhnya akurat. Banyak anak yang tercatat sebagai tidak sekolah ternyata sudah pindah domisili atau bersekolah di daerah lain.

“Ternyata banyak yang tercatat tidak sekolah padahal anaknya sudah pindah. Jadi angkanya tidak sebesar yang dilaporkan pusat,” jelasnya saat diwawancarai.

Untuk memastikan data pendidikan lebih valid dan terbarui, pemerintah kecamatan kini melibatkan seluruh UPT Pendidikan, kepala sekolah, dan perangkat desa dalam proses pendataan berkala.

“Sekarang kita libatkan UPT Pendidikan di kecamatan dan kepala sekolah untuk update data rutin,” ujarnya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, mulai dari pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi bangunan lama, hingga pengiriman perabot sekolah baru ke berbagai desa di Batu Ampar.

“Banyak gedung baru, meja dan kursi juga sudah disalurkan,” tutur Suriansyah.

Ia memberikan apresiasi atas perhatian cepat dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kutim, terutama respons langsung Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, yang juga turut meminta klarifikasi dan memastikan perbaikan data berjalan dengan baik.

“Begitu ada data muncul, Ibu Bupati langsung minta klarifikasi dan turun tangan. Itu bentuk kepedulian yang luar biasa,” ucapnya.

Saat ini, pemerintah kecamatan dan Pemkab Kutim fokus memastikan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal pendidikan akibat faktor jarak, biaya, maupun kurangnya fasilitas. Edukasi kepada orang tua juga terus dilakukan untuk mendorong kesadaran pentingnya sekolah.

“Kami ingin semua anak di Batu Ampar bisa sekolah, karena pendidikan itu kunci kemajuan,” tegas Suriansyah.

Momentum klarifikasi data ini menjadi titik awal bagi Batu Ampar untuk memperkuat sistem pendidikan yang lebih akurat, inklusif, dan merata, sehingga tidak ada lagi anak yang terlewat dari kesempatan memperoleh pendidikan layak.

memperkuat data pendidikan dan memastikan semua anak benar-benar terpantau.. (TS/ADV)

Exit mobile version