
Malang — Workshop 5 Days Grounded Business Coaching (GBC) 72 yang dipandu Certified Trainer Professional Coach Dr. Fahmi kembali menghadirkan fase krusial dalam proses pembentukan kepemimpinan bisnis. Pada sesi lanjutan kegiatan ini, para peserta diarahkan untuk meninggalkan pola berpikir normatif dan mulai berhadapan langsung dengan tuntutan eksekusi bisnis berskala besar yang terukur dan nyata.
Bertempat di Malang, Kamis (8/1/2026), forum ini menjadi momentum penting bagi para business leader untuk menguji keseriusan visi mereka. Peserta tidak lagi diajak berbicara tentang mimpi besar secara konseptual, melainkan ditantang berani menetapkan target pertumbuhan signifikan, yakni scale up hingga sepuluh kali lipat, dengan pendekatan yang rasional dan sistematis.
Dalam sesi tersebut, scale up diposisikan sebagai sebuah rencana kerja yang harus memiliki pijakan kuat. Target pertumbuhan tidak boleh berhenti sebagai slogan motivasi, tetapi wajib diterjemahkan ke dalam langkah yang bisa dijalankan, dipantau, dan dievaluasi secara berkala.
Dr. Fahmi menekankan bahwa hasil besar hanya dapat diraih melalui kepemimpinan yang memiliki arah jelas serta disiplin tinggi dalam menjalankan eksekusi. Ia menegaskan bahwa gagasan besar tanpa tindakan yang konsisten tidak akan membawa perubahan nyata. “Big results don’t come from big ideas alone, but from big execution done consistently,” ujarnya di hadapan peserta.
Untuk memperkuat hal tersebut, peserta dibimbing menyusun Strategic and Long-Term Critical Work. Perencanaan ini dirancang agar bisnis tidak bergerak reaktif mengikuti dinamika sesaat, melainkan memiliki kerangka kerja jangka panjang yang kokoh dan siap menopang operasional di level skala besar. Setiap rencana disusun dengan mempertimbangkan kekuatan internal sekaligus tantangan eksternal yang mungkin dihadapi.
Dalam tahap ini pula, peserta diperkenalkan pada konsep Big Magic Bisnis, yakni kemampuan menyelaraskan visi besar dengan langkah konkret. Target scale up 10 kali lipat diturunkan menjadi aktivitas yang jelas, mulai dari penanggung jawab, waktu pelaksanaan, hingga indikator keberhasilan.
Peserta juga diminta merancang High Impact Activity & Critical Execution. Setiap aktivitas yang dipilih harus benar-benar memberikan kontribusi langsung terhadap pertumbuhan, bukan sekadar menciptakan kesibukan tanpa nilai tambah.
Melalui pendekatan ini, para business leader dilatih untuk berpikir strategis sekaligus bertindak presisi. Scale up tidak lagi menjadi angan-angan, melainkan proses nyata yang diuji melalui disiplin, konsistensi, dan keberanian mengeksekusi visi secara terarah. (SH)
![]()




