Tiga Kali Gelar Sosialisasi, Kutim Mantapkan Jalan Menuju Sertifikasi Massal Seniman Tradisi

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah tiga kali melaksanakan sosialisasi standarisasi dan sertifikasi sumber daya manusia (SDM) kesenian tradisional.

Langkah ini dianggap penting sebagai pondasi sebelum masuk ke tahap sertifikasi massal bagi pelaku seni di tahun mendatang.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini memang didedikasikan untuk memberi pemahaman awal.

“Ini sudah tiga kali ya. Tiga sudah dilaksanakan,” ujar Mulyono kepada awak media.

Menurut Mulyono, pemahaman mendalam mengenai dokumen, standar kompetensi, dan tata cara penilaian sangat diperlukan sebelum peserta mengikuti sertifikasi resmi.

Sertifikasi sendiri direncanakan mulai berjalan pada tahun depan.

“Tahun depan ada sudah kegiatan sertifikasi ya. Sudah langsung sertifikasi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini tidak hanya untuk pelaku senior. Peserta dari berbagai usia boleh mendaftar.

“Tidak ada batasan umur,” katanya.

Disdikbud juga membuka akses bagi seluruh kecamatan untuk menghubungi bidang kebudayaan apabila membutuhkan pendampingan tambahan.

Baginya, pemerataan informasi menjadi kunci agar seluruh pelaku seni mendapat kesempatan yang sama.

Sosialisasi kali ini menghadirkan narasumber dari Dewan Kesenian Kaltim yang memberikan penjelasan teknis mengenai standar dan kriteria penilaian.

Para peserta diajak melihat struktur profesi seni tradisional melalui sistem sertifikasi nasional yang selama ini belum banyak dipahami.

Dengan tiga kali pelaksanaan, Mulyono merasa pondasi pengetahuan mulai terbentuk. Seniman kini semakin memahami arah kebijakan pemerintah dalam memajukan seni tradisi dengan pendekatan profesional.

“Segera tindak lanjuti agar dapat diberikan,” tutupnya.

Sertifikasi massal tahun depan menjadi langkah besar Kutim membangun ekosistem seni yang lebih berkualitas. (TS)

Loading