Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menargetkan Pekan Raya Kutim Expo 2026 menghasilkan peluang usaha yang berlanjut setelah pameran selesai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat memperkenalkan produk, tetapi juga diharapkan membuka akses pasar, pembiayaan, pendampingan, hingga kemitraan bagi pelaku usaha lokal.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Timur sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Trisno, menyampaikan hal tersebut saat pembukaan Kutim Expo 2026 di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (12/10/2026).
Pameran yang berlangsung selama tujuh hari hingga 18 Oktober 2026 itu diikuti 231 peserta. Sebanyak 160 di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan ekonomi kreatif. Jumlah tersebut menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan ruang promosi sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dan mitra bisnis.
Trisno menilai, kesempatan yang terbuka selama Expo perlu dimanfaatkan untuk membangun hubungan usaha yang konkret. Pelaku usaha diharapkan tidak hanya memperoleh perhatian pengunjung, tetapi juga mendapatkan dukungan yang dapat membantu mengembangkan bisnis mereka.
“UMKM mendapat pasar, dapat pembiayaan dan pendampingan serta kemitraan yang terjalin benar-benar berjalan,” kata Trisno.
Ia menjelaskan, manfaat kegiatan tidak semestinya berhenti ketika rangkaian pameran ditutup. Transaksi yang berlanjut dan kerja sama yang terealisasi menjadi bagian penting untuk melihat dampak ekonomi dari penyelenggaraan Expo.
“Keberhasilan ekonomi, keberhasilan Kutim Expo tidak hanya dapat kita ukur dari banyaknya pengunjung, tetapi dari apa yang berlanjut setelah pameran ini usai.” ungkap Trisno.
Selain memberi ruang bagi pelaku usaha, Kutim Expo 2026 turut menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah. Berbagai sektor yang diangkat mencakup pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, hingga pariwisata. Promosi tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan terhadap produk dan potensi lokal Kutai Timur.
Trisno juga mengharapkan perangkat daerah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat terlibat sesuai perannya agar peluang selama pameran dapat ditindaklanjuti. Dukungan lintas pihak diperlukan untuk mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan akses pasar maupun pembiayaan.
Dengan menekankan keberlanjutan kerja sama, Pemkab Kutim berharap Kutim Expo mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas sekaligus mendukung pembangunan daerah menuju Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (NY/ADV)
![]()







