Banner Jejak Satu

Sekolah Siaga Kependudukan di Kutim Terus Jalankan Edukasi Pelajar

Kutai Timur – Program Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih berjalan sebagai bagian dari edukasi mengenai kependudukan di lingkungan sekolah. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim menyebut pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah, mengatakan program tersebut terus dijalankan, termasuk melalui kegiatan sosialisasi di sejumlah wilayah. Salah satu kegiatan yang disebutnya berlangsung ialah sosialisasi di Kecamatan Bengalon.

“Yang jelas, kalau Sekolah Siaga Kependudukan itu berjalan,” ujar Yuriansyah.

Ia menyebut perkembangan program sejauh ini cukup baik. Meski demikian, pelaksanaan masih dilakukan secara bertahap agar kegiatan dapat terus berlangsung.

“Kita coba berjalan secara pelan tapi pasti,” katanya.

Sekolah Siaga Kependudukan menjadi salah satu program yang dijalankan DPPKB untuk memberikan edukasi kepada pelajar mengenai persoalan kependudukan. Dalam wawancara tersebut, Yuriansyah belum merinci jumlah sekolah yang terlibat maupun capaian program secara keseluruhan.

Selain Sekolah Siaga Kependudukan, DPPKB juga menyampaikan edukasi mengenai pencegahan pernikahan usia dini. Yuriansyah menyebut kegiatan tersebut telah dilakukan di SMA Negeri 1 Bengalon.

Dalam kegiatan itu, pelajar diberikan pemahaman agar tidak melakukan pernikahan pada usia dini. Edukasi tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan DPPKB yang menyasar kalangan sekolah.

Pelaksanaan program kependudukan dan edukasi pelajar menjadi bagian dari kegiatan dinas di luar pendataan keluarga berisiko stunting. DPPKB juga menjalankan program Sekolah Lansia serta kegiatan keluarga berencana melalui kerja sama dengan fasilitas kesehatan.

Yuriansyah memastikan Sekolah Siaga Kependudukan masih berjalan. Untuk mengetahui perkembangan lebih terukur, diperlukan data tambahan mengenai jumlah sekolah peserta, jadwal kegiatan, dan hasil evaluasi program. (ADV/IR)

Loading