Kutai Timur – Pembangunan di lingkungan rukun tetangga (RT) di Kecamatan Sangatta Selatan mendapat dukungan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKK Desa). Bantuan tersebut menjadi salah satu sumber anggaran yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan pada tingkat RT melalui pemerintah desa.
Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi menjelaskan, mekanisme bantuan tersebut berbeda dengan dana desa maupun anggaran yang secara langsung disebut sebagai dana RT. BKK Desa terlebih dahulu disalurkan dan dikelola melalui pemerintah desa, kemudian penggunaannya diarahkan untuk mendukung pembangunan yang menjadi sasaran di tingkat RT.
“Kalau untuk dana desa sebenarnya sudah berjalan, di desa itu ada beberapa sumber anggaran,” ujarnya saat ditemui di Kantor Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (25/9/2026).
Menurut Dewi, terdapat skema khusus yang memang diperuntukkan bagi pembangunan di lingkungan RT. Bantuan tersebut tidak berarti anggaran diberikan secara langsung kepada pengurus RT, melainkan dititipkan melalui pemerintah desa agar dapat dikelola sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kalau khusus per RT itu masuknya Bantuan Keuangan Khusus Desa, peruntukannya adalah pembangunan di tingkat RT,” katanya.
Ia menegaskan, istilah dana RT kurang tepat digunakan untuk menggambarkan skema tersebut. Pemerintah desa menjadi pihak yang menerima dan mengelola bantuan, sementara sasaran pembangunan berada pada lingkungan RT.
“Jadi bukan dana RT, dana yang diserahkan ke RT, tetapi bantuan keuangan yang dititipkan di desa,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, pembangunan yang dibutuhkan masyarakat di tingkat lingkungan diharapkan dapat memperoleh dukungan anggaran melalui pemerintah desa. Dewi menyebut, bantuan tersebut nantinya ditambahkan ke anggaran desa dengan sasaran penggunaan untuk pembangunan di wilayah RT.
“Bantuan itu ditambahkan ke desa untuk pembangunan di tingkat RT, sasarannya adalah RT,” tuturnya.
Meski mekanismenya telah berjalan, besaran bantuan yang akan dialokasikan masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah masih melakukan pembahasan untuk memastikan nilai bantuan yang nantinya diterima dan digunakan bagi pembangunan di tingkat RT.
“Kalau sudah berjalan, cuma kita lakukan pembahasan, kita masih membahas kepastian terhadap besarannya,” pungkas Dewi. (ADV)
![]()







