Program 50.000 Penyerapan Tenaga Kerja: Lebih dari 15.000 Sudah Terserap, Kepala Distransnaker Optimis Target Tercapai

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menargetkan penyerapan 50.000 tenaga kerja selama masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutim, Roma Malau, menyampaikan bahwa progres penyerapan sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

“Yang sudah terserap itu mulai Agustus 2024 sampai saat ini sudah kurang lebih 15 ribu lebih,” ujar Roma Malau kepada awak media.

Angka tersebut berasal dari kolaborasi pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK), rekrutmen perusahaan, hingga penempatan tenaga kerja melalui berbagai sektor industri.

Roma mengatakan bahwa tahun mendatang jumlah serapan diprediksi meningkat karena semakin banyak perusahaan baru yang akan mulai beroperasi.

Optimisme itu bukan tanpa alasan, mengingat Kutim terus menarik minat investor di bidang pertambangan, perkebunan, hingga manufaktur.

Program besar ini tidak hanya fokus pada jumlah penyerapan, tetapi juga kualitas tenaga kerja yang ditempatkan.

Pelatihan berbasis kompetensi, job fair, serta pendampingan tenaga kerja menjadi bagian dari strategi menyeluruh agar pekerja lokal memiliki daya saing yang mumpuni.

Ia menilai bahwa keberhasilan 15.000 penyerapan tenaga kerja adalah bukti bahwa masyarakat Kutim semakin siap bersaing di dunia kerja.

Dengan terserapnya ribuan tenaga kerja lokal, ekonomi daerah diproyeksikan tumbuh lebih stabil.

Penyerapan tenaga kerja membantu menekan pengangguran sekaligus mendorong kesejahteraan keluarga.

Pemerintah berharap target 50.000 tenaga kerja dapat tercapai dalam waktu yang direncanakan, terlebih dengan adanya dukungan perusahaan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Roma menegaskan bahwa Distransnaker akan terus memperkuat koordinasi dan memperluas peluang kerja agar program ini benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Kutim. (TS/ADV)

Loading