
Kutai Timur – Satu lagi kabar membanggakan datang dari Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Produk olahan pisang bernama “Frutiboks” asal Desa Selangkau kini mulai dikenal hingga mancanegara. Produk kuliner kreatif tersebut telah berhasil diekspor ke sejumlah negara Eropa seperti Irlandia dan Belgia, menjadikan Kaliorang salah satu wilayah pesisir Kutim yang punya daya saing di sektor ekonomi kreatif.
Camat Kaliorang, Rusmono, mengungkapkan bahwa keberhasilan ekspor Frutiboks merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan perusahaan mitra binaan.
“Produk Frutiboks ini sudah ke mancanegara, salah satunya ke Irlandia. Itu hasil kerja sama dengan PT Indeksindo Polindo,” ujar Rusmono saat diwawancarai.
Putibok merupakan produk olahan berbahan dasar pisang yang diproduksi oleh kelompok UMKM Desa Selangkau. Selain memiliki rasa yang khas, proses produksi dilakukan secara higienis dengan sentuhan kreatif masyarakat setempat.
Pemerintah setempat turut memberikan perhatian berupa pendampingan, pelatihan, dan dukungan promosi agar produk ini terus berkembang.
Selain menembus pasar internasional, Frutiboks juga rutin dipamerkan di berbagai kegiatan ekonomi kreatif tingkat provinsi. Produk tersebut telah mendapatkan respons positif dari konsumen, sekaligus memperkenalkan potensi pangan khas Kaliorang ke panggung yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim berharap branding Frutiboks semakin kuat agar mampu bersaing secara konsisten di pasar global.
Keberhasilan ekspor ini juga memberi dampak ekonomi langsung bagi warga desa. UMKM semakin bersemangat meningkatkan kualitas dan produktivitas, sementara peluang kerja lokal turut terbuka lebih lebar. Kaliorang yang dikenal sebagai wilayah pesisir dengan berbagai potensi hasil alam, kini mulai menegaskan perannya sebagai sentra UMKM kreatif di Kutim.
Menurut Rusmono, dukungan dari Pemkab Kutim dan perusahaan mitra akan terus ditingkatkan agar lebih banyak produk lokal menyusul jejak Frutiboks.
“Ini bukti bahwa produk dari desa bisa mendunia kalau kita kelola dengan baik dan bekerja sama,” ucapnya.
Dengan capaian tersebut, Frutiboks kini menjadi salah satu ikon kebanggaan baru dari Selangkau. Pemerintah setempat berharap prestasi ini dapat menginspirasi desa-desa lain untuk terus mengembangkan potensi unggulan daerah. (TS/ADV)
![]()






