Kearsipan Kutim Didorong Masuk Desa: Kepala DPK Ungkap Rencana Besar Tahun Depan

Kearsipan Kutim Didorong Masuk Desa: Kepala DPK Ungkap Rencana Besar Tahun Depan

Kutai Timur – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ayub, memunculkan wacana penting dalam wawancaranya usai kegiatan sosialisasi kearsipan, yakni penguatan budaya arsip yang menjangkau hingga tingkat desa, kecamatan, bahkan keluarga.

Menurut Ayub, tata kelola arsip yang baik tidak boleh berhenti di gedung pemerintahan saja.

“Kami harap bukan ini saja, mungkin sampai ke desa, kecamatan, malah ke dokumen keluarga,” ujar Ayub kepada awak media.

Ia menilai bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya arsip masih perlu ditingkatkan. Banyak keluarga menyimpan dokumen penting tanpa perlindungan yang memadai, sehingga rawan hilang atau rusak.

Dengan melibatkan desa dan kecamatan, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap tercipta pola pembinaan arsip yang lebih merata.

Ayub juga mengungkapkan bahwa dukungan Bupati Kutim terhadap penguatan sistem arsip daerah sangat kuat.

Hal ini memberi ruang bagi DPK untuk merancang program lebih luas pada tahun mendatang, termasuk membuka ruang layanan arsip yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dalam kegiatan yang menghadirkan 150 peserta tersebut, dirinya menekankan pentingnya motivasi dan kompetisi antarinstitusi.

Penghargaan yang diberikan hari itu bukan sekadar simbol, tetapi langkah awal mendorong semangat menjaga dokumen daerah secara berkelanjutan.

“Ini supaya ada semangat kepada semua OPD (organisasi perangkat daerah) maupun kecamatan maupun partai politik untuk memelihara dan menjaga dokumen arsip Kutim ke depan,” ucapnya.

Apabila program kearsipan hingga tingkat desa berhasil diterapkan, Kutim berpeluang menjadi salah satu daerah dengan sistem pengarsipan terintegrasi paling luas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan informasi publik agar tetap terjaga untuk generasi berikutnya. (TS)

Loading